CINTA OLAHRAGA INDONESIA - JAKARTA — Rumah Sakit General Hospital Singapura meminta ofisial pendukung (extra official) kontingen Asian Youth Games (AYG) Indonesia yang positif terjangkit virus H1N1 dan saat ini sedang menjalani perawatan, keluar dari rumah sakit kendati hasil pemeriksaan masih positif.
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Penderita dengan inisial FR itu ketika dihubungi dari Jakarta, Selasa, mengatakan, saat ini dia merasa bingung karena sejak Minggu (12/7) sudah disuruh untuk keluar dan pulang ke Indonesia.
Namun, permintaan pihak rumah sakti tersebut selalu bertentangan dengan departemen kesehatan setempat yang justru melarang dirinya keluar dari rumah sakit. Akibatnya, dia harus beberapa kali membatalkan tiket keberangkatan.
FR mengatakan, yang membuat dia bingung, sudah lebih dari tiga kali RS General memintanya untuk keluar, begitu juga dengan Depkes kembali melarang dengan alasan hasil pemeriksaan menunjukkan FR masih positif menderita H1N1 atau flu babi. "Saya bingung dengan sikap rumah sakit yang menyatakan masih positif menderita H1N1 tetapi menyuruh keluar, ada apa ini," kata dia.
Tidak sinkronnya antara keinginan rumah sakit dan Depkes membuat dia selalu terombang ambing karena harus mengepak barang persiapan pulang ternyata kembali batal, begitu berulang-ulang. Tiket pesawat yang sudah terbeli terpaksa dibatalkan sampai pemerintah Singapura mengizinkan dia kembali ke Indonesia untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. "Saya sudah sangat rindu pulang dan tidak betah tinggal sendirian di kamar isolasi rumah sakit ini," kata dia.
Menurut FR, kendati masih dinyatakan positif menderita H1N1, tetapi dia tidak merasakan apa-apa seperti pusing atau badan terasa sakit-sakit. Kalaupun masih pilek atau flu, kata dia, sudah terjadi sejak lama, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. "Dari dulu saya juga flu seperti ini, tidak pernah sembuh, tapi tidak apa-apa," kata dia.
Saat ini, kata dia, suhu badannya juga mulai normal yaitu antara 35 sampai 36 derajat celsius atau turun dibanding beberapa hari sebelumnya, suhu badannya tidak stabil atau naik turun antara 36-38 derajat celsius.
Sesuai ketentuan, FR atau penderita H1N1 harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit General Hospital Singapura dan kemungkinan baru akan diperbolehkan kembali ke Tanah Air setelah menjalani perawatan selama dua minggu.
FR dinyatakan positif terkena virus H1N1 pada 5 Juli malam ketika yang bersangkutan mengeluh flu berat. Seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh tuan rumah Singapura. Selain FR, satu orang lagi extra official kontingen Indonesia, yaitu IM yang juga rekan sekamar FR, terpaksa dikarantina untuk memastikan bahwa yang bersangkutan tidak ikut tertular.
Dengan ditemukannya kasus baru virus H1N1 tersebut, secara keseluruhan sudah ditemukan sebanyak enam kasus di Asian Youth. (sihc/skoc)
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
Readmore »»