Search/Pencarian

INGIN PUNYA SITUS PRIBADI?

Ingin memiliki situs untuk pribadi, komunitas, klub, instansi, atau organisasi Anda seperti CINTA OLAHRAGA INDONESIA? Kirim pesanan lewat e-mail: faktorutama@yahoo.com. Cantumkan nama, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
Kami siap memenuhi keinginan Anda untuk memiliki situs sendiri. Di era teknologi informasi, jelas ketinggalan kalau tidak memiliki situs.
BERITA UTAMA
* * * - MARKIS KIDO/HENDRA SETIAWAN: Kemenangan pada Angka Tiga - * * * CINTA OLAHRAGA INDONESIA - JAKARTA - Pasangan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan menandai keberhasilan mereka menjadi juara turnamen Prancis Super Series 2009 dengan tiga hal yang semuanya bermakna tiga. Sukses merebut gelar juara setelah di final mengalahkan ganda Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Bon Heong, dengan skor 15-21, 21-15, dan 21-14, Minggu, menjadikan keduanya merebut gelar juara ketiga pada tahun ini setelah Kejuaraan Asia dan Jepang Super Series. Namun, mereka juga akan memulai status baru sebagai unggulan ketiga pada turnamen yang akan datang setelah sebelumnya bercokol di posisi teratas daftar unggulan sejak pertengahan tahun 2008 sampai akhir 2009 ini. - CINTA OLAHRAGA INDONESIA - : Read More

CD TENIS

Ingin mendapatkan CD/VCD/DVD tentang pelatihan dan pertandingan tenis? Cara pemesanan, harga dan pengiriman bisa dilihat di TOKO - COI - SHOP http://tokocoi.blogspot.com

Kamis, 12 November 2009

HONGKONG OPEN: Singkirkan Taufik, Simon ke Perempat Final

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - HONGKONG – Simon Santoso berhasil memenangkan duel sesama pebulutangkis Indonesia. Melawan Taufik Hidayat, Simon berhasil menang straight set 21-13 dan 21-6. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 27 menit di lapangan tiga Queen Elizabeth Arena, Hongkong, Simon berhasil mengungguli seniornya yang berperingkat lima dunia.
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Simon langsung melesat 6-1 di set pembuka. Taufik sempat menipiskan ketertinggalan menjadi 7-8, namun setelah itu Simon berhasil unggul jauh dan melesat meninggalkan poin Taufik.

Di set kedua, setelah sempat imbang dua kali dengan skor 2-2 dan 4-4, Simon terus mengumpulkan poin demi poin dan mengunci perolehan poin Taufik sejak keunggulan 13-6.

Simon akan menghadapi Peter Hoeg Gade di perempat final. Sebelumnya pebulutangkis Denmark itu mengalahkan rekan senegaranya Jan O Jorgensen 21-23, 21-16 dan 21-14.

Hingga babak perempat final, Indonesia masih menyisakan dua tunggal putra. Selain Simon, Dionysius Hayom Rumbaka akan tampil dalam babak delapan besar menghadapi Bao Chunlai.(sihc/sic)
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
Readmore »»

ITF WIDJOJO SUEJONO: Petenis Unggulan Tumbang

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - SURABAYA - Babak 16 besar Turnamen Tenis Yunior ITF Widjojo Soejono-Semen Gresik (WSGG) Cup XXVIII 2009 menjadi hari buruk bagi tiga petenis putra unggulan teratas. Petenis asal China Xin Gao yang menjadi unggulan pertama bahkan berhenti di set ketiga karena cedera ketika melawan unggulan 16 Vulnnet Tashi asal Swiss di Lapangan Tenis Kodam V/Brawijaya, Kamis (12/11).
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Gao yang unggul 7-5 pada set pertama mulai terlihat menahan sakit di set kedua saat tertinggal 1-5 dan 15-40. Dia minta waktu untuk perawatan dan pertandingan pun dihentikan. Lima menit kemudian, dia masuk kembali ke lapangan dengan lutut kiri dibebat dan kehilangan game terakhir dengan kedudukan 1-6.

Kondisi fisik yang tidak memungkinkan memaksa Gao untuk kembali menyerah di set ketiga ketika tertinggal 1-3 dan 0-30. Dia kembali meminta perawatan, tapi kali ini untuk lutut kanannya. Dengan dua lutut dibebat, Gao kewalahan hingga akhirnya memilih mundur.

Hari buruk juga dialami unggulan 2 petenis Taipei Chieh Fu Wang yang dipaksa bermain tiga set ketat dengan tie break, 6-7 (5), 7-5, dan 6-4, melawan unggulan 13 asal Malaysia Mohamed Nazim Khan. Laga antar dua petenis bergaya menyerang ini berlangsung selama 2 jam 30 menit di tengah udara panas membakar.

Meski merebut set pertama dengan menawan, Wang terlalu berambisi di set kedua. Di game 13 set 2, petenis bertenaga itu membuat tiga kali double fault berturut-turut dan hanya mencetak satu winner hingga poin menjadi milik Khan.

Pada game berikutnya, giliran Khan yang kurang sigap membaca pukulan forehand spin Wang hingga posisi menjadi 1-1. Keduanya saling mematahkan servis masing-masing hingga posisi 2-2. Namun Khan lebih tenang bahkan sempat membuat love game pada posisi memegang servis di game 18 set 2 dan membuat kedudukannya unggul 4-2.

Kedudukan sempat berimbang lagi menjadi 4-4, dan 5-5. Namun dua game terakhir diambil Khan tanpa susah payah setelah Wang kembali membuat double fault.

Di set ketiga, Khan lebih lepas dan bermain servis dan voli hingga unggul 4-2 atas Wang. Di game 31 set 3, Wang yang sudah tertinggal 0-40 berhasil mencetak backhand winner. Ini memompanya untuk mengejar ketertinggalan dan akhirnya merebut game setelah melalui empat kali deuce. Sayang Wang mulai kehilangan konsentrasi hingga selalu gagal memasukkan pukulan. Kemenangan Khan dipastikan berkat forehand spin Wang yang menyangkut di net.

"Saya senang sekali karena bisa mengalahkan unggulan. Apalagi big serve Wang di set dua cukup menekan," ujar Khan yang mengaku memakai pegangan gaya Semi-Western.

Petenis kelahiran Kuala Lumpur, Malaysia, 27 Juni 1993 ini bakal bertemu unggulan 12 asal China Guan Yu Cao dalam babak delapan besar. Cao lolos setelah menaklukkan unggulan 4 dari Indonesia Michael Tjuatjadharma dengan tie break, 7-6 (2) dan 6-2.

Adapun unggulan 5 asal Jerman Sebastian Richter menang atas unggulan 15 dari Indonesia Louis Theodor, 6-2 dan 6-0. Dari sektor putra, Indonesia masih diwakili oleh unggulan 7 Ega Uneputty yang menang atas Riski Bagus Saputra, 4-6, 6-3, dan 6-1. Dari sektor putri, unggulan 1 asal Indonesia Bella Destriana juga melaju setelah menang dari petenis Jerman Grace Maleka Mpassy-Nzoumba, 6-4 dan 6-7. Unggulan 3 Cynthia Melita menang, 6-1 dan 6-2, atas petenis Swiss Lenora Rossi, dan nonunggulan Aldila Sutjiadi menang tiga set, 2-6, 6-1 dan 6-4, dari Dwi Rahayu Pitri. (sihc/skoc)

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
Readmore »»

PIALA AFC U-19: Indonesia Bantai Taiwan 6-0

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - BANDUNG - Seolah ingin membungkam kritik bertubi-tubi atas penampilan buruk saat dikalahkan Singapura dan Jepang, tim nasional Indonesia U-19 bermain kesetanan saat membantai Taiwan 6-0 dalam lanjutan pertandingan Grup F Piala AFC U-19 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis (12/11).
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Para anak asuh Cesar Payovich sudah unggul 3-0 pada babak pertama melalui gol-gol yang dicetak Alan Martha menit kelima, kapten Syamsir Alam menit ke-19, dan Ferdiansyah menit ke-22. Alan Martha dan Syamsir Alam kembali mencetak gol pada babak kedua, masing-masing di menit ke-47 dan menit ke-57. Sedang gol terakhir Tim Garuda Muda dilesakkan Feri Firmansyah pada menit ke-66.

Kemenangan ini langsung membangkitkan mental para pemain Indonesia yang sebelumnya terpuruk akibat kalah 0-1 dari Singapura dan dihajar Jepang 0-7. “Saya puas dengan penampilan tim hari ini. Persoalan mental setelah kalah 0-7 dari Jepang sekarang sudah teratasi,” kata Cesar Payovich.

Cesar secara khusus memuji penampilan dua penyerang Indonesia, Alan Martha dan Syamsir Alam, yang masing-masing mencetak dua gol dalam pertandingan ini. Martha dan Alam, dinilai Cesar bermain bagus dan eksplosif dalam membongkar pertahanan lawan. “Alan Martha bermain sangat bagus. Walau masih berusia 17 tahun, ia membuktikan bisa menghadapi pemain yang lebih tua usianya,” ujar Cesar.

Alan Martha sendiri mengaku senang dengan hasil yang diraih Indonesia ini. Menurut Alan, hasil ini merupakan buah motivasi tinggi yang ia usung bersama teman-temannya. “Pascadua kekalahan kemarin, kami sudah bertekad untuk tidak lagi menanggung malu. Pelatih memberikan suntikan motivasi yang besar kepada kami sehingga kami bisa tampil dengan semangat tinggi,” kata Alan Martha.

Indonesia akan kembali bertanding melawan Australia Sabtu (14/11) nanti. (sihc/stic)

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
Readmore »»

HONGKONG OPEN: Kejutan Simon, Hentikan Taufik Dua Set

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - HONGKONG - Simon Santoso membuat kejutan di babak kedua Hongkong Terbuka Super Series, Kamis (12/11), di Queen Elizabeth Stadium. Di luar dugaan, tunggal putra Pelatnas Cipayung ini membuat seniornya yang kini tak lagi di Pelatnas, Taufik Hidayat, tak berkutik, karena dia menang straight set 21-13, 21-6, hanya dalam waktu 27 menit.

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Ini merupakan pembalasan Simon atas Taufik dalam duel bertajuk "perang saudara" ini. Pada pertemuan terakhir di Jepang Terbuka Super Series bulan September lalu, Taufik menghentikan rangkaian kejutan Simon yang lebih dulu menghentikan Lee Chong Wei dan Sony Dwi Kuncoro, untuk maju ke semifinal. Tapi di babak empat besar ini, Taufik yang menang sebelum ditaklukkan Bao Chunlai di partai puncak.

Di perempat final, Jumat (13/11), Simon kembali bertemu lawan yang berat. Pemain non-unggulan yang bulan lalu juara Denmark Terbuka Super Series ini menantang pemain veteran unggulan ketiga, Peter Hoeg Gade, yang harus berjuang tiga set untuk menaklukkan kompatriotnya, Jan O Jorgensen, dengan 21-23, 21-16, 21-14.

Simon mengawali pertandingan ini dengan sangat meyakinkan. Setelah skor 1-1, dia langsung melejit dan unggul 6-1, dan selanjutnya tak terkejar lagi. Taufik yang merupakan unggulan kelima, sempat memangkas jarak berkat dua poin beruntun untuk mengubah skor menjadi 7-8. Tetapi setelah itu giliran Simon menuai enam poin berturut-turut untuk unggul 14-7, hingga mengakhiri set pertama ini dengan skor 21-13.

Pada set kedua, Taufik sempat unggul 2-0. Namun setelah itu, Simon bangkit dan balik unggul 4-2, dan selanjutnya tak terbendung lagi. Pemain berusia 24 tahun ini hanya kehilangan dua poin ketika Taufik menyamakan skor menjadi 4-4, karena selepas kedudukan tersebut, dia dengan mudah mengumpulkan banyak poin. Simon secara berturut-turut unggul 8-4, 13-5, dan menyapu delapan poin terakhir untuk menang 21-6 dan maju ke babak delapan besar.

Pada pertandingan lain, pemain Hongkong Chan Yan Kit, juga membuat kejutan. Dia menang straight set 21-15, 21-16 atas unggulan keenam dari Korea Selatan, Park Sung Hwan. Di perempat final, Chan akan bertemu dengan pemain Jepang Kenichi Tago, yang menang 23-21, 21-9 atas pemain kualifikasi Thailand Tanongsak Saensomboonsuk--Tanongsak yang mengalahkan Sony Dwi Kuncoro di babak pertama.

Dengan demikian, Indonesia meloloskan dua tunggal putra ke perempat final. Sebelumnya, pemain muda PB Djarum Kudus, Dionysius Hayom Rumbaka, juga dengan mudah menang straight set 21-13, 21-9 atas pemain Taiwan Hsieh Yu Hsin. Selanjutnya, pemain berusia 21 tahun ini bertemu dengan juara Jepang Terbuka Super Series asal China, Bao Chunlai. (sihc/skoc)

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
Readmore »»

POPNAS: Atlet Peraih Medali Masuk Puslatda Jatim

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - SURABAYA - Atlet Jawa Timur peraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional atau Popnas X di Yogyakarta diusulkan masuk pemusatan latihan daerah. Rencana itu sebagai pembinaan atlet pasca-Popnas X di Yogyakarta. Dinas Pemuda dan Olahraga Jatim akan bekerja sama den gan masing-masing pengurus cabang.
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jatim Ali Saroni mengatakan hal itu dalam sebuah konferensi pers, Kamis (12/11) di Surabaya. Menurut dia, peraih medali emas di Popnas X di Yogyakarta merupakan aset berharga Jatim di bidang olahraga. Usulan memasukkan ke pemusatan latihan daerah (puslatda) merupakan salah satu jalan untuk membina atlet-atlet berbakat tersebut.

"Sayang sekali jika atlet-atlet berprestasi itu dibiarkan saja tanpa pembinaan. Kami berencana memasukkan mereka ke puslatda sesuai cabang olahraga masing-masing. Nanti kami akan bicarakan hal itu dengan pengurus cabang olahraga di Jatim," ujar Ali.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Dudi Harjanto menambahkan, selain diusulkan masuk puslatda, para atlet berprestasi dimasukkan dalam Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar. Program ini merupakan pembinaan pelajar berprestasi di bidang olahraga. Atlet pelajar yang memiliki prestasi bagus, selanjutnya diserahkan ke pengurus provinsi cabang olahraga yang sesuai. "Hasil dari program ini, kami akan menyerahkan atlet kepada pengurus provinsi untuk dibina lebih lanjut. Kami harap mereka bisa menjadi pengganti atlet senior di masa depan nanti," ucap Dudi.

Pada Popnas X di Yogyakarta, Jatim keluar sebagai juara umum untuk yang ketiga kali berturut-turut. Jatim sukses mengumpulkan 45 emas, 28 perak, dan 48 perunggu. Jawa Tengah dan Jawa Barat ada di peringkat dua dan tiga. Adapun tuan rumah DI Yogyakarta ada di peringkat 11. (sihc/skoc)

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
Readmore »»

HONGKONG OPEN: Perjalan Berat Nova/Liliyana Tembus Perempat Final

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - HONGKONG — Ganda campuran nomor satu Indonesia, Nova Widianto/Liliyana Natsir, harus berjuang ekstra keras selama 57 menit untuk meraih tiket perempat final Hongkong Terbuka Super Series. Melawan pasangan Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun, pasangan pelatnas Cipayung yang merupakan unggulan ketiga ini dipaksa bermain tiga set sebelum menang 21-19, 23-25, dan 21-17.
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Di babak delapan besar, Jumat (13/11), Nova/Liliyana yang baru saja menjadi juara di Perancis Terbuka Super Series ini akan bertemu lawan yang lebih berat lagi, yaitu He Hanbin/Yu Yang. Pasangan China yang merupakan unggulan kelima ini lolos setelah menang 21-14, 18-21, dan 21-14 atas pemain Singapura, Chayut Triyachart/Yao Lei.

Dengan demikian, Indonesia meloloskan tiga ganda campuran ke babak perempat final karena dua tiket sudah lebih dulu disegel oleh pasangan muda pelatnas, Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet, yang membuat kejutan setelah menyingkirkan juara Olimpiade Beijing 2008, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, serta mantan pasangan pelatnas, Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa (unggulan 7).

Sayang, Fran/Pia sudah harus bentrok dengan Hendra AG/Vita untuk memperebutkan tiket ke semifinal, yang artinya satu tiket babak empat besar sudah pasti jatuh ke tangan wakil Indonesia. "Perang saudara" ini akan berlanjut di semifinal, jika besok Nova/Liliyana menang atas pasangan China tersebut.

Dalam pertarungan di Queen Elizabeth Stadium, Kamis (12/11), Nova/Liliyana mendapat perlawanan yang gigih sehingga pertandingan berlangsung alot. Di set pertama, peraih medali perak Olimpiade Beijing ini sempat jauh tertinggal sejak Ko/Ha langsung unggul 6-0.

Namun, pengalaman dan mental yang kuat membuat Nova/Liliyana secara perlahan bisa mengejar. Seusai tertinggal 10-15, pasangan nomor tiga dunia ini meraup enam poin secara beruntun sehingga balik memimpin 16-15, sampai berhasil menjadi pemenang dengan skor 21-19.

Di awal set kedua, Nova/Liliyana mengontrol jalannya pertandingan sehingga terus memimpin perolehan poin. Akan tetapi setelah unggul 14-12, pasangan Indonesia ini tak bisa mengembangkan permainan sehingga lawan bisa mengejar dan balik memimpin 16-14 hingga meraih match point, 20-18. Di angka kritis ini, Nova/Liliyana bisa bangkit dan mengejar untuk memaksa deuce. Sayang, setelah tiga kali mendapat match point, Nova/Liliyana tidak bisa memenangkannya, sampai akhirnya lawan menang dengan skor 25-23, sekaligus memaksa rubber game.

Pada set penentuan, Nova/Liliyana tampaknya akan dengan mudah menang karena mereka langsung melejit untuk unggul 4-0. Namun, lagi-lagi perolehan poin tersendat karena, setelah unggul 10-7, pasangan Korsel yang balik memberikan tekanan sehingga bisa menyamakannya menjadi 10-10.

Nova/Liliyana pun kembali mendapat tekanan karena Ko/Ha terus menguntit. Namun, pengalaman dan mental tampaknya menjadi faktor kekuatan Nova/Liliyana karena, setelah terjadi pertarungan ketat sampai skor 15-15, mereka bisa menjauh dengan raihan tiga poin secara beruntun sampai akhirnya menang 21-17 dan lolos ke perempat final. (sihc/skoc)
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
Readmore »»

DSN SUMAPA: Pemain Pelatnas Pratama Mulai Tersendat

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - MAKASSAR - Setelah meraih kemenangan mudah di babak awal, kiprah pemain-pemain Pelatnas Pratama yang tampil di Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Sulawesi-Maluku-Papua, mulai tersendat. Satu demi satu pemain lapis kedua nasional ini tumbang pada pertandingan hari ketiga di GOR Sungguminasa, Gowa, Sulsel, Kamis, 12 November 2009.
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Di nomor Ganda Campuran Dewasa, M Rizky Delynugraha/Ni Made Claudia Ayu Wijaya gagal menembus perempat final. Kemarin, Rizky/Claudia takluk dari unggulan pertama Muhammad Uliannuha/Jenna Gozali dari PB Djarum Kudus, sempat unggul 21-14 di set pertama, Rizky/Claudia harus menyerah di dua set terakhir, 14-21, 13-21.

Di perempat final, Uliannuha/Jenna akan bertemu unggulan kelima asal pelatnas yang masih bertahan, Kevin Alexandre Tjoe/Suci Rizky Andini. Kemarin, Kevin/Suci mengalahkan pasangan tuan rumah dari PB ICLI Gowata, Muhammad/Wati, 21-19, 21-19.

Partai perempat lainnya akan mempertemukan unggulan ketiga Yusuf Ahmad/Lidyawati (PB Dian Yuspa Samudra) melawan Rahmat Adianto/Delis Yuliana (PB Djarum Kudus). Kemarin, Yusuf/Lidyawati mengalahkan pasangan pelatnas Riszki Yana Kresnayandi/Gebby Ristiyani lewat pertarungan tiga set, 23-21, 21-23, 21-16. Sementara Rahmat/Delis menyingkirkan pasangan Tangkas Alfamart yang menjadi unggulan kelima, Aryanto Haryadi Putra/Endang Nursugianti, 21-14, 21-16.

Wakil pelatnas lain yang tersingkir di kategori Ganda Campuran Dewasa adalah Christoper Rusdianto/Tiara Rosalina. Mereka menyerah dari Komang/Variella April Putri (PB Hi Qua Wima/PB Jayaraya Suryanaga Surabaya), 21-17, 21-17. Kegagalan Christoper/Tiara diikuti ganda pelatnas lainnya yang menjadi unggulan ketiga, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini. Mereka menyerah dari pasangan PB Djarum Kudus, Rendra Widjaya/Maria Elfira, 17-21, 16-21.

Bukan hanya di Ganda Campuran Dewasa. Pada kategori Ganda Dewasa Putra, pasangan pelatnas Hendra Mulyana/Kevin Alexandrer Tjoe sudah harus kandas di babak kedua. Kemarin, mereka disingkirkan unggulan pertama asal Djarum Kudus, Berry Angriawan/Muhammad Ulinnuha, 14-21, 13-21.

Di babak ketiga, Berry/Ulinnuha akan bertemu ganda Jayaraya Suryanaga, Tri Kusumawardana/Fauzi Adnan yang kemarin menang 21-11, 22-20 atas Aswar Sutiano/Antonio (PB Keungangan Maros). Di kategori ini pelatnas masih menyisakan wakilnya, Rian Agung Saputra/Angga Pratama. Kemarin, unggulan kelima ini mengalahkan Sri Handoko/Rihart, 21-17, 21-17.
(sihc/sozc)
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
Readmore »»

HONGKONG OPEN: Yonathan/Rian Gagal Hadang Pasangan Malaysia

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - HONGKONG - Ganda putera Yonathan Suryatama/Rian Sukmawan tersingkir di babak kedua turnamen Hong Kong Terbuka Super Series, Kamis (12/11).
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Yonathan/Rian gagal mengimbangi permainan unggulan dua asal Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Dalam pertandingan di Queen Elizabeth Stadium tersebut, pasangan Indonesia ini menyerah 18-21 23-21 18-21.

Dalam pertandingan tiga game ini, kedua pasangan ini bermain ketat. Game pertama angka saling berkejaran sebelum Yonathan/Rian menyerah 18-21. Di game kedua, ganda Malaysia hampir menyelesaikan pertandingan sebelum mampu dikejar 21-23.

Di game ketiga, Koo/Tan unggul hingga 18-12, sebelum ganda Indonesia menambah poin hingga 18-20 dan menyerah 18-21. (sihc/skoc)

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
Readmore »»

HONGKONG OPEN: Dionysius Berpeluang Kalahkan Chunlai

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - HONGKONG - Tunggal putera Dionysius Hayom Rumbaka akan menghadapi tunggal putera China, Bao Chunlai di babak perempatfinal Hong Kong Terbuka Super Series, Jumat (13/11).

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Di babak kedua, Kamis (12/11), Dionysius menyingkirkan pemain Taiwan Hsieh Yu Hsin dalam pertandingan dua game. Pemain asal PB Djarum ini menang 21-13 21-9 dalam partai yang berlangsung di Queen Elizabeth Stadium ini.

Pemain yang belum terlalu dikenal ini, di babak pertama membuat kejutan besar dengan menyisihkan pemain unggulan delapan dari Thailand, Boonsak Ponsana juga dalam dua game 22-20 21-19.

Sementara Bao Chunlai lolos ke babak perempatfinal dengan menyingkirkan pemain tuan rumah Hong KOng, Hu Yun. Chun Lai yang tidak diunggulkan di turnamen ini, menang dalam rubber game 21-13 17-21 21-11 dalam 56 menit.

Dionysius berpeluang besar untuk menyisihkan Chunlai di babak perempatfinal, Jumat (13/11). Juara Australia Open Grand Prix 2009 ini lolos ke babak utama Hong Kong Terbuka Super Series dengan menyisihkan pemain Republik Ceko, Petr Koukal. (sihc/skoc)

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
Readmore »»